twitter


Pengertian CCTV
CCTV (Closed Circuit Television) merupakan sebuah perangkat kamera video digital yang digunakan untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Hal tersebut memiliki tujuan untuk dapat memantau situasi dan kondisi tempat tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya kejahatan atau dapat dijadikan sebagai bukti tindak kejahatan yang
telah terjadi. Pada umumnya CCTV seringkali digunakan untuk mengawasi area publik seperti : Bank, Hotel, Bandara Udara, Gudang Militer, Pabrik maupun Pergudangan.
Pada sistem konvensional dengan VCR (Video Cassete Recorder), awalnya gambar dari kamera CCTV hanya dikirim melalui kabel ke sebuah
ruang monitor tertentu dan dibutuhkan pengawasan secara langsung oleh operator/petugas keamanan dengan resolusi gambar yang masih rendah yaitu 1 image per 12,8 seconds. Namun seiring dengan perkembanga teknologi yang sangat pesat seperti saat ini, banyak kamera CCTV yang telah menggunakan sistem teknologi yang modern. Sistem kamera CCTV digital saat ini dapat dioperasikan maupun dikontrol melalui Personal Computer atau Telephone genggam, serta dapat dimonitor dari mana saja dan kapan saja selama ada komunikasi dengan internet maupun akses GPRS.
Pengenalan Sistem CCTV
Untuk membuat sebuah sistem CCTV sederhana terlebih dahulu anda harus mengetahui peralatan alat atau material yang digunakan dalam instalasi tersebut. Berikut ini peralatan atau material yang diperlukan :
1. BNC (Bayonet Neill Concelman) connector adalah tipe konektor RF yang pada umumnya dipasang pada ujung kabel coaxial, sebagai penghubung
dengan kamera CCTV dan alat perekam (DVR) maupun secara langsung ke monitor CCTV.
180px-BNC_connectorKonektor BNC
2. Kabel Coaxial merupakan sebuah jenis kabel yang biasa digunakan untuk mengirimkan sinyal video dari kamera CCTV ke monitor. Ada beberapa
tipe kabel coaxial yaitu : RG-59, RG-6 dan RG-11. Penggolongannya berdasarkan diameter kabel dan jarak maksimum yang direkomendasikan
untuk instalasi kabel tersebut. Lihat tabel dibawah
Tabel Coaxial
coax_cable_component_diagramGambar Penampang kabel Coaxial
3. Peralatan untuk Crimp kabel coaxial digunakan sebagai alat bantu untuk memasang konektor BNC pada kabel coaxial.
Crimp ToolsTang Crimping
3. Kabel Power digunakan untuk memasok tegangan AC (searah) 220 V ke adaptor atau power supply kamera CCTV. Biasanya tipe kabel power yang
digunakan adalah NYA (2×1,5mm) maupun NYM (3×2,5mm). Instalasi kabel power ini sebaiknya juga menggunakan pipa high impact conduit.
4. Adaptor dan power supply merupakan perangkat yang menyuplai tegangan kerja ke kamera CCTV, pada umumnya tegangan yang digunakan yaitu 12 Volt DC. Namun adapula yang menggunakan tegangan 24 Volt (AC) maupun 24 Volt (DC). Hal ini tergantung pada jenis atau tipe kamera yang
digunakan.
3. Kamera CCTV dapat dibedakan menjadi beberapa type yaitu kamera Fixed Dome, kamera IP, kamera wireless dan kamera PTZ (Pan/Tilt/zoom).
Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran anda. Jika anda membutuhkan sebuah kamera yang perlu diperhatikan adalah mempelajari
spesifikasi kamera CCTV sebelum membeli. Biasanya spesifikasi yang diberikan berupa format lensa CCD (Charge Coupled Device) yang memiliki ukuran tipikal (1/2″, 1/3″dan 1/4″), TV Lines yang berkaitan dengan resolusi gambar, LUX yang berkaitan dengan kesensitifan kamera terhadap cahaya,
Varifocal lens yang berkaitan dengan pegaturan sudut/jarak pandang kamera dan bisa diatur secara manual, indoor, outdoor, dan lain-lain.
173637_variouscameraindonetwork.psd
Jenis Kamera CCTV
4. DVR (Digital Video Recorder) adalah sebuah media penyimpan hasil rekaman video yang telah terpantau oleh kamera CCTV. Besar kecilnya
kapasitas penyimpanan hasil rekaman tergantung pada harddisk yang terpasang (pada umumnya 160 Gygabyte, namun adapula yang diupgrade hingga 1 Terabyte). Hasil rekaman video tersebut ada yang berformat QCIF, MPEG-4 dan avi. Dan biasanya input DVR terdiri dari 4, 8, 16 dan 32 channel kamera.
DVR-16CH  FRONT
Gambar DVR
5. Monitor CCTV ada yang masih menggunakan tabung CRT dan adapula yang menggunakan LCD. Monitor tersebut dapat menampilkan keseluruhan
gambar dari kamera sesuai inputan ke DVR maupun Multiplexser. Tampilan kamera-kamera dapat dilihat pada monitor dengan pembagian yang berbeda
(satu tampilan kamera, matrik 2×2, matrik 3×3 dan matrik 4×4).
200x200_LTC 2915 91Gambar Monitor CCTV
Setelah anda mengetahui peralatan atau material yang telah disebutkan, di bawah ini merupakan gambaran sistemnya.
CCTV SYSTEMS
Gambar Sistem CCTV
Kabel ini terdiri dari 3 jalur, yaitu: Kuning=Video, Putih=Audio, dan Merah=Adaptor.
Konektor Adaptor berbeda dari Konektor Video maupun Audio, jadi akan terhindar dari kesalahan pasang.

Jika pada camera dilengkapi output audio, pemasangan kabel cctv akan seperti ini:
cara pemasangan kable cctv 3 jalur (audio)
Pada camera kebetulan menggunakan konektor RCA dan tidak memerlukan tambahan konektor, namun pada Equipment harus ada tambahan berupa konektor BNC-RCA, dikarenakan Equipment menggunakan konektor BNC pada input/Output Video.

Dan jika pada camera tidak dilengkapi output audio, pemasangan kabel cctv akan seperti ini:
cara pemasangan kabel cctv 3 jalur (w/o audio)
Pada camera & Equipment harus ada tambahan berupa konektor BNC-RCA, dikarenakan Equipment & beberapa Type camera (umumnya CCD camera) menggunakan konektor BNC pada input/Output Video.
Konektor Putih (audio) tidak dipakai dan dibiarkan saja, usahakan jangan digunting atau dipotong, walaupun tidak dipakai, paling tidak dapat menjadi cadangan jika sewaktu-waktu konektor Kuning (video) bermasalah.


Cara Membuat CCTV sederhana Menggunakan Webcam

Inilah Cara Membuat CCTV sederhana Menggunakan Webcam - Pada postingan kali ini shartobrother membahas bagaimana membuat CCTV sederhana menggunakan Webcam, ini sangat cocok anda gunakan untuk CCTV warnet, sekarang banyak warnet yang digunakan untuk mesum dan yang lebih merugikan lagi terkadang setelah ada pelanggan ngenet kemudian pindah client tanpa sepengetahuan operator dan akhirnya bayar cuma 1 client saja, agar tidak kecolongan hal-hal tersebut. caranya adalah memasang CCTV dengan menggunakan Webcam dan ini juga cocok untuk mengawasi rumah anda dan mengantisipasi pencuri / maling dirumah anda, program ini bisa menggunakan maksimal 7 webcam.


Peralatan / Hardware dan Software yang dibutuhkan :
1. Komputer 
Yang digunakan untuk memantau atau memonitori ruangan yang kita pasang Camera
2. Camera Webcam 
Semua jenis camera webcam bisa digunakan, saya sarakan untuk  pilih kamera yg resolusinya max 1.3MP. Karena kita bakal ngerekam video melalui kamera ini, semakin besar resolusi, makin besar ukuran file yg dibentuk.
3. Kabel UTP
Ini  Khusus untuk penempatan webcam jarak jauh diperlukan kabel perpanjangan.
4. Software Webcam 7
Sebenarnya ada beberapa software lain selain Webcam7, cuman menurut saya saat ini software yang paling lengkap fiturnya Webcam7. 
Anda Dapat Download Webcam 7
Fitur Webcam 7
  • Capture gambar
  • Record video dengan tambahan fitur scheduling
  • Sebagai server untuk streaming video dari webcam.
Langkah langkah instalasi :
1. Hubungkan camera webcam ke USB computer
2. Instal driver webcam, pastikan camera webcam sudah bekerja.
3. Instal software Webcam7 sampai selesai. Jalankan webcam7, untuk sementara pilih mode free. 

Memunculkan camera webcam diwebcam7 - klik kanan pada area pemantauan webcam - PCI / USB (WDM Driver) - JPEG USB Video Camera (tergantung kamera yang terinstal)


Menggunakan banyak kamera webcam 
Software webcam 7 ini dapat digunakan free jika hanya menggunakan 1 camera webcam, untuk menggunakan lebih dari 1 kamera harus berbayar, anda bisa download keygennya agar dapat digunakan lebih dari 1 webcam atau membeli lisensi nya disitus resminya.

Memantau kamera Dari komputer lain jaringan LAN 
Pilih Web / Broadcast


Pastikan internal web server is running, jika belum klik enable.
Untuk membuka webcam dari komputer lain. Buka web browser misal mozilla ketikkan pada address bar : http://ipaddress:8080 atau http://computername:8080
nama computername bisa dilihat pada gambar dibawah 

Buka buka web browser (misal mozilla) dari komputer lain.seperti tampilan gambar di bawah ini:


5 Langkah Menghindari Storing Pada System Audio Mobil

SolusiMobil.com - Storing adalah gangguan yang mengakibatkan suara menjadi tidak mulus, terdengar distorsi yang membuat kenyamanan mendenger menjadi tidak nikmat. Sehingga saat mendengar system audio di mobil, telinga akan mendengar noise yang keluar pada speaker. Lebih jelasnya, storing itu adalah noise yang masuk ke dalam sistem audio, seringkali  berupa suara mesin, terdengar dari sistem audio keluar suara "ngeeng". Apabila mesin kendaraan digas maka suara akan bertambah kencang. Kadang kala ada suara aneh lainnya. 
Storing menjadi momok bagi sebagian Installer Audio mobil, karena untuk mengusir storing biasanya bisa makan waktu lama, namun bisa juga sangat singkat. Apabila storing sulit diatasi, hal ini jelas makan waktu lama. Belum lagi untuk mengatasinya  mengganggu pekerjaan Installer di workshop. Oleh karena itu Sebelum terjadi, deteksi untuk menghindarinya. Untuk mencegah gejala ini, BangSobil merekomendasikan untuk memperhatikan 5 berikut,
Drop Voltage
Drop Voltage adalah perbedaan voltase yang diterima oleh perangkat-perangkat audio mulai dari head unit hingga ke amplifier. Solusi praktis untuk pencegahannya adalah sumber listrik semua perangkat harus dari tempat yg sama (1 titik) mulai dari head unit hingga power.

Ground Loop
Ground Loop adalah perbedaan massa yang diterima setiap perangkat tidak sama, pencegahannya sama seperti point pertama. Alhasil, sumber ground di mobil harus 1 titik juga.

Lakukan pengecekan Altenator pada mobil
Kadang kala ditemukan altenator dengan pengisian aki yang kurang bagus, hal ini mengakibatkan aliran listrik tidak stabil tidak hanya itu aliran listrik kadang kala bocor dan menyusur ke beberapa bagian kendaraan. Walhasil, mau dipasang audio model apa pun pasti storing dan solusinya adalah pada altenator dikasih kapasitor atau yang paling mudah silahkan ganti altenator.

Interferensi
Interferensi yakni apabila kabel speaker berdekatan dengan kabel listrik pada kendaraan sehingga terjadi interferensi listrik masuk ke suara speaker, sebagus apapun kabel listrik pasti ada radiasi di sekitar kabel itu. Antisipasi terjadi interferensi adalah jauhkan kabel-kabel RCA atau speaker dari kabel-kabel listrik, setiap kabel disusun rapi sesuai jalur masing-masing

Equipment storing,
Hal ini terjadi oleh perangkat-perangkat audio seperti power dll, solusinya adalah penggantian perangkat audio yang mudah mengalami gangguan storing


Mengenal Sistem Audio Mobil

 


Sistem audio mobil yang baik tentunya membuat kita merasa nyaman dan tenang dalam mengendari mobil. Nah untuk menciptakan audio mobil yang bagus, selain didukung dengan head unit yang mantap, tentunya perangkat speaker yang mumpuni.

http://media2.id.88db.com/DB88UploadFiles/2009/04/01/EB84BC51-7701-4FA2-97EC-6006086993A0.jpg
Rentang frekuensi suara yang mampu dihasilkan sistem speaker merupakan diantara 20 Hz – 20 Khz dan itu merupakan sesuai dengan rentang fekuensi pada pendengaran manusia.
Menurut jenis dan rentang frekuensinya ada beberapa jenis speaker pada audio mobil:
- Tweeter merupakan speaker yang biasanya berukuran kecil 0,5 inchi sampai 4 inchi, tergantung merk dan kemampuan cakupan frekuensinya.
Fungsi dari tweeter ini merupakan mereproduksi frekuensi tinggi yang cakupannya pada rentang 3500 Hz hingga 20 Khz. Contoh suara frekuensi tinggi ini antara lain merupakan seperti suara vokal, cymbal drum dan suara dentingan alat musik lainnya.
Tweeter pun juga ada yang dikenal dengan sebutan super tweeter / ribbon tweeter. Jenis ini memiliki bentuk yang berbeda dari tweeter biasa, biasanya persegi panjang dibentuk plat tipis dan mampu menghasilkan suara high frekuensi yang tidak dapat dijangkau oleh tweeter biasa, yaitu pada rentang 5 – 23 Khz.
- Midrange merupakan speaker yang biasanya berukuran sekitar 3-4 inci yang memiliki cakupan frekuensi 350-4500Hz.
Midrange ini biasanya diikutsertakan pada 1 set sistem 3 way car audio. Tugasnya untuk membantu menyempurnakan high frekuensi atau mengakomodasi vokal yang terdengar agar lebih fokus dan jelas.
- Midbass merupakan jenis speaker yang juga biasa disebut midwoofer, fungsinya untuk menghasilkan suara berfrekuensi dengan rentang 80-350 Hz.
Suara yang dihasilkan midbass lebih didominasi pada suara rendah. Biasanya midbass memiliki ukuran diameter 5-7 inci.
- Subwoofer atau woofer, berfungsi untuk menghantarkan suara berfrekuensi rendah atau suara bass.
Untuk woofer dibatasi pada rentang frekuensi 100 Hz atau dibawahnya, namun woofer yang mampu menyemburkan suara pada rentang frekuensi 40 Hz dan dibawahnya bisa disebut sebagai sebuah subwoofer.
Pada biasanya subwoofer memiliki ukuran 12, 15, 18 inci sedangkan woofer sekitar 8-10 inci.
Semoga dengan mengenal jenis speaker ini, Anda bisa memaksimalkan audio mobil Anda.


Tips untuk Membuat Sistem Audio Mobil

Audio Mobil
Audio Mobil
Membangun sesuatu sistem audio mobil merupakan pekerjaan yang cukup menantang, dikarenakan kita dapat berurusan dengan area yang banyak pantulan dari kaca (bahan yang berbentuk amat memantulkan nada) serta bahan-bahan yang menyerap daya nada. Kita bisa membangun lagi semua sistem audio mobil kita atau cuma ganti cuma lebih dari satu perengkat audio mobil kita dengan step awal diawali dengan speaker, komponen yang sangat mutlak didalam satu sistem audio. didalam artikel ini kita dapat mengulas lebih dari satu panduan instalasi serta product untuk membangun sesuatu sistem audio mobil.
 

Speaker 

Sebagaimana dikatakan diatas, speaker mobil merupakan komponen yang sangat punya pengaruh untuk mutu nada dari sesuatu sistem audio mobil. Ukuran, wujud, jenis, penerimaan daya, serta area pemasangan merupakan faktor yang butuh kita pertimbangkan. Anda mesti tahu speaker yang cocok dengan mobil anda serta selera anda sendiri. 
Cocokkan kapasitas daya speaker dengan output daya head unit. terhitung crossover untuk tweeter serta midrange/midbass speaker.

Subwoofer 

Subwoofer memerlukan semakin banyak daya serta kotak untuk subwoofer. Anda bisa menyesuaikannya atau beli sesuatu kotak/box untuk mobil anda. Masih banyak type kotak/box yang bisa anda beli jadi/memesannya di pasaran/di beberapa toko audio mobil menurut type subwoofernya. Lebih dari satu perusahaan mobil sediakan box untuk subwoofer yang gampang untuk menginstalnya.

Amplifier 

Sebagian besar unit mempunyai internal amplifier. Tetapi, amplifier eksternal dengan daya semakin besar merupakan pilihan paling baik dikarenakan anda bisa menambah nada bass, midrange serta frekuensi tinggi untuk menyeimbangkan nada sistem audio mobil kita. tak hanya itu, subwoofer memerlukan semakin banyak daya dari pada tweeter serta midbass. Anda juga bisa mempunyai penguat lain untuk subwoofer serta memakai amplifier built-in keunit.Bila kita memakai amplifier terpisah, jadi kita memerlukan sesuatu crossover pada speaker serta ampli untuk mengirim tanda dari amplifier ke speaker dengan benar( cocok dengan frekuensi range nya ). Ada lebih dari satu amplifier yang sudah mempunyai crossover.

Head unit serta receiver 

Saat membangun sistem audio mobil, kita tetap bisa memakai head unit bawaan dari pabrik mobil anda atau menggantinya dengan yang baru. Tetapi, kelemahan dari head unit bawaan mobil yaitu mereka tidak mempunyai pre-amp output juga kadang-kadang tidak sediakan tegangan remote untuk menghidupkan amplifier/power. oleh dikarenakan itu, anda tidak bisa memakai eksternal amplifier. Bila anda ganti head unit bawaan mobil kita, anda mesti memperhitungkan ukuran chassis, kita butuh memilih type head unit yang dapat kita beli.

Instalasi 

Instalasi head unit baru sedikit agak rumit. Namun dapat lebih gampang bila kia mempunyai alat yang pas, latar belakang yang baik di bidang elektronika, serta sdikit kesabaran. Bila kita tidak mempunyai unsur-unsur ini, jadi kita bisa membayar seseorang untuk lakukan pekerjaan ini untuk kita. kita juga mesti memperhitungkan bahwa dengan lakukan perihal ini, kita dapat kehilangan garansi mobil. Masih banyak toko/audio mobil workshop yang sediakan service untuk instalasi, atau kita bisa tengok saksikan di internet serta melacak panduan perihal bagaimana untuk mengerjakannya dengan benar.



Alat dan Bahan :
  • Kipas angin rumah (stand/duduk) ukuran agak besar/seadanya.
  • Pipa tembaga ukuran 3/16" panjang terserah. (Beli di toko AC/perlengkapan AC, tukang service AC) 8 rb - 13 rb/meter
  • Cable ties secukupnya, beli di minimarket juga ada.
  • Pompa akuarium kecil (beli di toko akuarium) 45-65 rb/pcsPipa plastik 3/16" beli di toko bangunan.
  • Tandon air atau termos es.

Langkah-langkah pembuatannya.
                                                 
  • Siapkan pipa tembaga dan kipas angin. Buatlah lilitan pipa tembaga pada tutup kipas angin tersebut.
  • Usahakan agar pipa tembaga tidak sampai tertekuk atau patah.
  • Kemudian kencangkan pipa tembaga tersebut dengan cable ties.
  • Sambungkan pipa tembaga dengan pipa plastik yang terhubung dengan pompa akuarium.
  • Usahakan diameter pipa plastik dengan pipa tembaga sama, atau jika tidak gunakan lem pada sambungan tersebut supaya kuat.
  • Sambungkan pipa plastik dengan pompa akuarium pada ujung lainnya biarkan terbuka untuk keluar masuk air.
  • Isikan air dingin, atau jika perlu tambahkan es balok pada tandon air atau termos es.


Nah, sekarang AC sederhana siap mendinginkan ruangan. untuk lebih jelas nya lihat pada gambar di bawah !


01_AC_Murah.jpg


02_AC_Murah.jpg


03_AC_Murah.jpg


04_AC_Murah.jpg


05_AC_Murah.jpg


06_AC_Murah.jpg


07_AC_Murah.jpg


ac-sederhana-pada-kipas.jpg
air-conditioner-sederhana.jpg


ac-sederhana.jpg

Kira-kira cara kerjanya seperti ini: Air dingin yang dipompakan ke pipa tembaga menyebabkan pipa tersebut menurun suhunya. Sesuai prisip kondensasi. Suhu dingin di sekitar pipa dihembuskan oleh angin dari kipas. Secara teknis suhu angin keluar dari kipas lebih dingin dari pada suhu ruang. Maka, dingin deh ruangannya... Its simple! Cocok buat kamar yang tertutup (seperti AC sehingga dingin ruangan tetap terjaga dan optimal).



Pengertian CCTV
CCTV (Closed Circuit Television) merupakan sebuah perangkat kamera video digital yang digunakan untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Hal tersebut memiliki tujuan untuk dapat memantau situasi dan kondisi tempat tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya kejahatan atau dapat dijadikan sebagai bukti tindak kejahatan yang
telah terjadi. Pada umumnya CCTV seringkali digunakan untuk mengawasi area publik seperti : Bank, Hotel, Bandara Udara, Gudang Militer, Pabrik maupun Pergudangan.
Pada sistem konvensional dengan VCR (Video Cassete Recorder), awalnya gambar dari kamera CCTV hanya dikirim melalui kabel ke sebuah
ruang monitor tertentu dan dibutuhkan pengawasan secara langsung oleh operator/petugas keamanan dengan resolusi gambar yang masih rendah yaitu 1 image per 12,8 seconds. Namun seiring dengan perkembanga teknologi yang sangat pesat seperti saat ini, banyak kamera CCTV yang telah menggunakan sistem teknologi yang modern. Sistem kamera CCTV digital saat ini dapat dioperasikan maupun dikontrol melalui Personal Computer atau Telephone genggam, serta dapat dimonitor dari mana saja dan kapan saja selama ada komunikasi dengan internet maupun akses GPRS.
Pengenalan Sistem CCTV
Untuk membuat sebuah sistem CCTV sederhana terlebih dahulu anda harus mengetahui peralatan alat atau material yang digunakan dalam instalasi tersebut. Berikut ini peralatan atau material yang diperlukan :
1. BNC (Bayonet Neill Concelman) connector adalah tipe konektor RF yang pada umumnya dipasang pada ujung kabel coaxial, sebagai penghubung
dengan kamera CCTV dan alat perekam (DVR) maupun secara langsung ke monitor CCTV.

180px-BNC_connectorKonektor BNC
2. Kabel Coaxial merupakan sebuah jenis kabel yang biasa digunakan untuk mengirimkan sinyal video dari kamera CCTV ke monitor. Ada beberapa
tipe kabel coaxial yaitu : RG-59, RG-6 dan RG-11. Penggolongannya berdasarkan diameter kabel dan jarak maksimum yang direkomendasikan
untuk instalasi kabel tersebut. Lihat tabel dibawah
Tabel Coaxial
coax_cable_component_diagramGambar Penampang kabel Coaxial
3. Peralatan untuk Crimp kabel coaxial digunakan sebagai alat bantu untuk memasang konektor BNC pada kabel coaxial.
Crimp ToolsTang Crimping
3. Kabel Power digunakan untuk memasok tegangan AC (searah) 220 V ke adaptor atau power supply kamera CCTV. Biasanya tipe kabel power yang
digunakan adalah NYA (2×1,5mm) maupun NYM (3×2,5mm). Instalasi kabel power ini sebaiknya juga menggunakan pipa high impact conduit.
4. Adaptor dan power supply merupakan perangkat yang menyuplai tegangan kerja ke kamera CCTV, pada umumnya tegangan yang digunakan yaitu 12 Volt DC. Namun adapula yang menggunakan tegangan 24 Volt (AC) maupun 24 Volt (DC). Hal ini tergantung pada jenis atau tipe kamera yang
digunakan.
3. Kamera CCTV dapat dibedakan menjadi beberapa type yaitu kamera Fixed Dome, kamera IP, kamera wireless dan kamera PTZ (Pan/Tilt/zoom).
Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran anda. Jika anda membutuhkan sebuah kamera yang perlu diperhatikan adalah mempelajari
spesifikasi kamera CCTV sebelum membeli. Biasanya spesifikasi yang diberikan berupa format lensa CCD (Charge Coupled Device) yang memiliki ukuran tipikal (1/2″, 1/3″dan 1/4″), TV Lines yang berkaitan dengan resolusi gambar, LUX yang berkaitan dengan kesensitifan kamera terhadap cahaya,
Varifocal lens yang berkaitan dengan pegaturan sudut/jarak pandang kamera dan bisa diatur secara manual, indoor, outdoor, dan lain-lain.
173637_variouscameraindonetwork.psd
Jenis Kamera CCTV
4. DVR (Digital Video Recorder) adalah sebuah media penyimpan hasil rekaman video yang telah terpantau oleh kamera CCTV. Besar kecilnya
kapasitas penyimpanan hasil rekaman tergantung pada harddisk yang terpasang (pada umumnya 160 Gygabyte, namun adapula yang diupgrade hingga 1 Terabyte). Hasil rekaman video tersebut ada yang berformat QCIF, MPEG-4 dan avi. Dan biasanya input DVR terdiri dari 4, 8, 16 dan 32 channel kamera.
DVR-16CH  FRONT
Gambar DVR
5. Monitor CCTV ada yang masih menggunakan tabung CRT dan adapula yang menggunakan LCD. Monitor tersebut dapat menampilkan keseluruhan
gambar dari kamera sesuai inputan ke DVR maupun Multiplexser. Tampilan kamera-kamera dapat dilihat pada monitor dengan pembagian yang berbeda
(satu tampilan kamera, matrik 2×2, matrik 3×3 dan matrik 4×4).
200x200_LTC 2915 91Gambar Monitor CCTV
Setelah anda mengetahui peralatan atau material yang telah disebutkan, di bawah ini merupakan gambaran sistemnya.
CCTV
 SYSTEMS
Gambar Sistem CCTV